Wednesday, April 27, 2016

Lindungi Bayi Dari Gigitan Nyamuk Dengan Bahan Alami Ini


Nyamuk seringkali menjadi penyebab bayi tidur kurang nyenyak. Belum lagi bahayanya bila nyamuk tersebut adalah nyamuk yang menjadi penyebab penyakit demam berdarah dan penyakit – penyakit lain. Nyamuk yang menggigit kulit sering kali menyebabkan area tersebut menjadi gatal. Rasa gatal akibat gigitan nyamuk ini kemudian bisa berubah menjadi luka jika digaruk secara terus-menerus, apalagi bila terjadi pada bayi yang masih belum bisa melindungi dirinya sendiri.
Melindungi diri dari ancaman gigitan nyamuk sebenarnya bisa dilakukan dengan obat losion anti nyamuk yang banyak dijual bebas di pasaran. Namun, losion tersebut tidak disarankan untuk bayi karena dapat mengakibatkan kulit bayi menjadi iritasi karena memiliki berbagai kandungan bahan kimia di dalamnya.
Selain losion, ada juga obat antinyamuk bentuk semprot. Obat antinyamuk bentuk semprot ini pun dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi bayi karena dapat menyisakan racun pada saluran pernapasan bayi, begitu pula dengan jenis antinyamuk bakar. Menghirup satu antinyamuk bakar setara dengan menghirup asap rokok 100 batang. Jadi, bisa Anda bayangkan betapa bahayanya jika Anda menggunakan obat antinyamuk bakar untuk melindungi bayi dari ancaman gigitan nyamuk.
Lalu, bagaimana cara aman untuk lindungi bayi dari gigitan nyamuk?
Untuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk, Anda dapat menggunakan minyak yang berasal dari serai. Minyak serai ini diyakini aman untuk dioleskan pada kulit bayi.
Serai, atau yang dikenal dengan lemongrass, adalah tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang biasanya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan. Minyak serai diperoleh dengan cara menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. Minyak serai dapat digunakan sebagai deodoran, teh herbal, perawatan kulit, aroma wewangian, obat antiserangga dan bisa juga sebagai aromatherapy.
Penelitian yang melakukan perbandingan antara permen yang diolesi minyak serai dengan yang tidak menunjukkan bahwa permen yang diolesi minyak serai, setelah didiamkan selama 15 menit dalam jarak berdekatan, tidak didatangi oleh serangga satu jenis pun, sehingga dengan kata lain, minyak serai ini mampu digunakan sebagai obat antiserangga yang alami dan aman untuk digunakan pada bayi.
Sebenarnya, apa yang membuat serai memiliki efek antiserangga?
Kandungan pada serai yang dapat membuatnya menjadi antiserangga adalah Citral dan Citronela. Citral dan citronella memiliki sifat antijamur, antimikroba dan antiserangga.

Oleh karena nyamuk adalah golongan serangga, maka dapat disimpulkan bahwa minyak serai ini dapat Anda jadikan pilihan untuk melindungi bayi Anda dari ancaman gigitan nyamuk yang bisa terjadi kapan saja.(Sumber: Klikdoktercom)

Tuesday, April 26, 2016

Atasi Hidung Tersumbat Dengan Cara Mudah Ini


Ketika bayi dan balita pilek sering kali diikuti dengan hidung tersumbat. Seringkali ibu kebingungan mengatasi hal ini, karena ketika hidung tersumbat bayi akan rewel karena kesulitan bernafas. Terdapat cara – cara mudah yang dapat ibu coba praktekkan ketika si bayi mengalami hidung tersumbat. Berikut cara – cara nya:
 
1. Penguapan secara alami
Salah satu cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi adalah dengan cara penguapan atau inhalasi. Anda dapat melakukan cara inhalasi yang alami ini di rumah. Caranya anda dapat memberikan uap dari air panas yang sudah ditetesi oleh minyak telon. Ini sangat mudah, anda hanya harus meletakan ember kecil yang berisi air panas dan telah ditetesi sedikit minyak telon di pojokan ruangan. Biarkan bayi anda menghirup uap dari air tersebut. Hal ini sedikitnya bisa membantu bayi anda dalam melegakan hidung yang tersumbat. Dan juga dapat menggendong bayi anda dengan membantunya untuk telungkup pada kedua tangan anda serta posisikan bayi anda dengan wajah berada di atas ember yang berisi air hangat. Hal tersebut dapat membantu bayi untuk menghirup uap dari air hangat tersebut.

2. Hangatkan tubuh bayi
Berikan selalu rasa hangat pada bayi yang hidungnya tersumbat. Ini dapat melegakan pernafasan dan memberikan kenyamanan pada bayi anda. Anda dapat memandikan bayi anda menggunakan air hangat kemudian menjemur bayi pada saat matahari masih pagi. Dengan cara seperti itu bayi dapat merasakan kehangatan juga dapat membantu mengurangi tersumbatnya hidung pada bayi. Pada saat bayi anda tertidur, sebaiknya anda mengatur suhu ruangan anda. Disarankan anda untuk tidak menggunakan AC. Suhu rendah pada AC akan memperparah keadaan hidung bayi anda. Sebelum pergi tidur, anda juga dapat mengoleskan minyak telon pada perut, punggung dan juga area dada sang bayi, sertai dengan pijatan yang lembut.

3. Pijat hidung bayi anda
Pijatlah dengan lembut hidung bayi pada area atas hidung dan alis dengan sedikit mengoleskan minyak telon, ini sangat membantu dalam melegakan tersumbatnya hidung bayi. agar lendir yang ada di dalam hidung bayi keluar, anda dapat menekan secara lembut dengan memakai sapu tangan atau cotton bud di sekitar hidung bayi. Namun anda harus berhati-hati, gunakan sapu tangan yang sangat lembut dan jangan memasukan cotton bud terlalu dalam ke hidung bayi.

4. Atur posisi tidur pada bayi
Pada saat hidung bayi anda tersumbat, mengatur posisi tidur yang baik pada bayi akan sedikit melegakan sistem pernafasan bayi. Miringkan badan bayi ketika tidur, jadi pada saat hidung kiri bayi anda tersumbat anda dapat memiringkan tidurnya ke samping kanan, jika hidung kanan yang tersumbat anda dapat memiringkannya ke samping kiri. Namun usahakan posisi kepala tetap lebih tinggi dari posisi badan bayi anda.

5. Larutan Garam
Sejak dari dulu air larutan garam dipercaya bisa mencairkan ingus pada bayi. Juga memperlancar sumbatan yang terjadi pada hidung dan juga mengembalikan kealamian selaput di bagian hidung. Anda dapat melakukan cara seperti melarutkan setengah sendok makan garam pada gelas yang berisi air hangat. Kemudian masukan larutan tadi dalam semprotan untuk hidung bayi atau anda dapa menggunakan pipet bayi. Teteskan larutan tersebut ke dalam hidung bayi sebanyak dua kali. Lakukan setiap harinya minimal 3 kali. Disarankan sangat berhati hati dalam melakukannya apalagi untuk ibu baru sebaiknya meminta bantuan orang tua anda yang telah berpengalaman melakukan ini.

Sumber : Bidanku.com